Kamis, 23 Januari 2014

Asma Penanganannya

Baiklah kawan-kawan, pada kesempatan ini sya akan share tentang salah satu penyakit yg lumayan sering kita jumpai disekitar kita dan bagaimana dalam pencegahannya,,

          Definisi Asma
Asma itu sendiri merupakan :
       - Inflamasi kronik saluran pernapasan,
       - Hipereaktiviti bronkus terhadap berbagai rangsangan
       - Penyempitan saluran napas difusi,
       - Derajat penyempitan yang terjadi bervariasi,
       - Membaikspotan atau dengan pengobatan.

        Diagnosis
Anamnesis:
Jadi pada tahap anamnesis ini perlu di perhatikan, ada beberapa pertanyaan yang digunakan untuk menetapkan diagnosa terhadap pasien yang diduga mengidap asma. yaitu seperti dibawah ini:

      1. Apakah penderita mendapat serangan atau serangan mengi yang berulang ?
      2. Apakah penderita mengalami gangguan batuk pada  malam hari ?
      3. Apakah batuk atau mengi timbul setelah beraktivitas ?
      4. Apakah batuk atau mengi atau rasa berat di dada sesudah terpejan alergen atau polutan ?
      5. apakah flu yang diderita berlanjut menjadi sesak, atau berlangsung lebih dari sepuluh hari ?
     
Nah itulah beberapa pertanyaan yang bisa kita gunakan untuk mengetahui gejala asma. Jadi jika pasien mengalami beberapa hal seperti yang ditanyakan diatas maka patut untuk dilakukan beberapa pemeriksaan lebih lanjut, untuk mengetahui seberapa parah gangguan asma yang diidap oleh penderita tersebut.
      Pemeriksaan Fisis
- Penyakit penyerta (Ada atau Tidak)
- Saat serangan apakah terjadi
               ~ Sesak
               ~ Mengi
               ~ Menggunakan obat bantu napas
               ~ Pulsus paradoksus (melemahnya denut nadi)
 
      Pemeriksaan Laboratorium
- Darah rutin ----> Eosinofilia
- Sputum      ----> Eosinofilia, spiral cruschmann dan kristal charcot-leyden
- Serum        ----> IgE spesifik
- Uji kulit

UJI KULIT dilakukan dengan beberapa test
- Prick test
- Scracth test
- Menentukan faktor atopi
- Tidak berkolerasi dengan pencetus asma
         Beberapa tipe ASMA
~ Asma Intermiten
   Salah satu dari hal berikut ini :
1. Gejala < 1 kali / minggu
2. Gejala asma malam tidak lebih dari 2 kali/bulan
3. VEP-1 atau APE sama dengan atau > 80% prediksi
~ Asma Persisten Ringan
   Salah satu dari hal berikut ini
1. Gejala > 1 kali /minggu tapi < 1 kali hari  
2. Gejala asma malam > 2 kali/bulan
3. VEP-1 atau APE sama dengan atau > 80% prediksi
~ Asma Persisten Sedang
   Salah satu dari hal berikut ini
1. Gejala setiap hari
2. Gejala asma malam > 1 kaliminggu
3. VEP-1 atau APE 60%-<80% prediksi
~ Asma Persisten Berat
   Salah satu dari hal berikut ini:
1. Gejala terus menerus
2. Gejala asma malam hari sering
3. VEP-1 atau APE sama dengan atau <60% prediksi


www.ziepharmacy.blogspot.com

Demam Tifoid

Tipus demam, juga dikenal sebagai ''Salmonella typhi"atau umumnya hanya tifus, adalah penyakit di seluruh dunia yang umum, yang dikirim oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi dengan kotoran orang yang terinfeksi. Bakteri kemudian aspal melalui dinding usus dan phagocytosed oleh makrofaga.Organisme adalah bacillus pendek gram-negatif yang motil berkat flagela yang peritrichous. Bakteri tumbuh terbaik di-suhu tubuh manusia. 

 

Demam ini menerima berbagai nama, seperti demam lambung perut tifus kekanak-kanakan remittant demam, demam lambat, gugup demam, demam pythogenic, dll. Nama "tifus" diberikan oleh Louis pada 1829, sebagai turunan tifus.Dampak dari penyakit ini turun tajam dengan penerapan teknik modern  Semula disangka demam dan gejala toksemia pada typhoid disebabkan oleh endotoksemia. Tetapi berdasarkan penelitian eksperimental disimpulkan bahwa endotoksemia bukan merupakan penyebab utama demam pada typhoid. Endotoksemia berperan pada patogenesis typhoid, karena membantu proses inflamasi lokal pada usus halus. Demam disebabkan karena salmonella thypi dan endotoksinnya merangsang sintetis dan pelepasan zat pirogen oleh leukosit pada jaringan yang meradang.

Salmonella adalah suatu genus bakteri enterobakteria gram negatif berbentuk tongkat yang menyebabkan tiroid, paratifoid dan penyakit foodborne. Spesies-spesies Salmonella dapat bergerak bebas dan menghasilkan hidrogen sulfida.Salmonella dinamai dari Daniel Edward Salmon, ahli patologi Amerika, walaupun sebenarnya, rekannya Theobald Smith (yang terkenal akan hasilnya pada anafilaksis) yang pertama kali menemukan bakterium tahun 1885 pada tubuh babi.

Salmonella adalah penyebab utama dari penyakit yang disebarkan melalui makanan (foodborne diseases). Pada umumnya, serotipe Salmonella menyebabkan penyakit pada organ pencernaan. Penyakit yang disebabkan oleh Salmonella disebut salmonellosis. Ciri-ciri orang yang mengalami salmonellosis  adalah diare, keram perut, dan demam dalam waktu 8-72 jam setelah memakan makanan yang terkontaminasi oleh Salmonella. Gejala lainnya adalah demam, sakit kepala, mual dan muntah- muntah. Tiga serotipe utama dari jenis S. enterica adalah S. typhi, S. typhimurium, dan S. enteritidis. S. typhi menyebabkan penyakit demam tifus (Typhoid fever), karena invasi bakteri ke dalam pembuluh darah dan gastroenteritis, yang disebabkan oleh keracunan makanan/intoksikasi.Gejala demam tifus meliputi demam, mual-mual, muntah dan kematian.S. typhi memiliki keunikan hanya menyerang manusia, dan tidak ada inang lain. Infeksi Salmonella dapat berakibat fatal kepada bayi, balita, ibu hamil dan kandungannya serta orang lanjut usia. Hal ini disebabkan karena kekebalan tubuh mereka yang menurun. Kontaminasi Salmonella dapat dicegah dengan mencuci tangan dan menjaga kebersihan makanan yang dikonsumsi.


www.ziepharmacy.blogspot.com

Jumat, 17 Januari 2014

ISTILAH-ISTILAH DALAM FARMASI

Beberapa Istilah yang ada Hubungannya dengan Kegunaan Simplisia dan Nama Penyakit
 



Hello guys...

Saya akan share istilah – istilah / arti-arti dalam dunia farmasi…. Saya harap postingan ini bisa bermanfaat untuk Readers yang orang awam ataupun anggota Farmasi juga tentnag istilah-istilah dalam farmasi,,,





·         Amara                  : Menambah nafsu makan

·         Anhidrotika           : Mengurangi keluarnya keringat

·         Stomakika             : Memacu enzim-enzim pencernaan

·         Analgetika             : Mengurangi rasa nyeri

·         Antelmintika          : Membasmi cacing dalam tubuh manusia

·         Antifungi               : Membasmi jamur

·         Antihipertensi       : Menurunkan tekanan darah

·         Antipiretika          : Menurunkan suhu badan

·         Antiemetika          : Mencegah/Menghilangkan mual/muntah

·         Antidiare              : Menghentikan buang air besar / diare

·         Antineuralgia        : Menghilangkan rasa sakit / nyeri di kepala

·         Antireumatika       : Menghilangkan rasa sakit pada encok / rematik

·         Antispasmodika     : Pereda keadaan kejang pada tubuh

·         Antiseptika           : Membasmi kuman

·         Antidotum             : Penawar racun

·         Antitusif                : Pereda batuk

·         Ekspektoransia       : Mengurangi batuk berdahak

·         Antidiabetika         : Untuk mengobati kencing manis

·         Antihemoroida       : Untuk mengobati wasir

·         Antiiritansia          : Mencegah perangsangan pada kulit dan selaput lendir

·         Adstringensia         : Menciutkan selaput lendir / pori

·         Cardiaka               : Untuk jantung

·         Cardiotonika          : Untuk penguat kerja jantung

·         Cholagoga              : Membantu fungsi dari empedu

·         Dismenorrhoe        : Untuk mengobati nyeri haid

·         Diaforetika            : Memperbanyak keluarnya keringat

·         Digestiva                : Merangsang pencernaan makanan

·         Diuretika                : Melancarkan keluarnya air seni

·         Dilatator                 : Melebarkan pembuluh darah

·         Emenagoga             : Memperbanyak keluarnya haid

·         Emetika                 : Menyebabkan muntah

·         Gonorrhoe            : Kencing nanah

·         Hair tonic             : Menguatkan / menyuburkan rambut

·         Holitosis                : Menyegarkan nafas

·         Hemostatika          : Menghentikan pendarahan

·         Insektisida            : Membasmi serangga

·         Konstipasi             : Sembelit / susah buang air besar

·         Karminativa          : Mengeluarkan angin dari dalam tubuh pada masuk angin

·         Laktagoga             : Memperlancar air susu ibu

·         Laktifuga              : Menghentikan / mengurangi air susu ibu

·         Litotripika            : Menghancurkan batu pada kandung kemih

·         Laksativa              : Memperlancar buang air besar / pencahar

·         Skorbut                : Sariawan / gusi berdarah karena kurang vit c

·         Vasodilatansia       : Memperlebar pembuluh darah

·         Nephrolithiasis      : Penyakit kencing batu

·         Urolithiasis           : Adanya batu pada saluran air kemih

·         Parkinson             : Penyakit dengan cirri adanya tremor (gemetar) tangan serta kaki  gemetaran pada waktu diam.

·         Parasimpatolitik   : Pelawan efek perangsang saraf simpatolitik

·         Pertusis               : Batuk rejan / batuk 100 hari

·         Roboransia           : Obat kuat

·         Tonikum                : Obat kuat

·         Skabisida              : Obat kudis

·         Sedativa               : Obat penenang

·         Hipotiroidisme      : Kekurangan aktivitas dari kelenjar gondok

·         Trikhomoniasis      : Penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur yang hidup diatas kulit

·         Aprodisiaka          : Obat penguat syahwat

·         Neuropsikhiatrik   : Gangguan syaraf kejiwaan

·         Emoliensia             : Menghaluskan / melemaskan jaringan kulit





www.ziepharmacy.blogspot.com