Baiklah kawan-kawan, pada kesempatan ini sya akan share tentang salah
satu penyakit yg lumayan sering kita jumpai disekitar kita dan
bagaimana dalam pencegahannya,,
Definisi Asma
Asma itu sendiri merupakan :
- Inflamasi kronik saluran pernapasan,
- Hipereaktiviti bronkus terhadap berbagai rangsangan
- Penyempitan saluran napas difusi,
- Derajat penyempitan yang terjadi bervariasi,
- Membaikspotan atau dengan pengobatan.
Diagnosis
Anamnesis:
Jadi
pada tahap anamnesis ini perlu di perhatikan, ada beberapa pertanyaan
yang digunakan untuk menetapkan diagnosa terhadap pasien yang diduga
mengidap asma. yaitu seperti dibawah ini:
1. Apakah penderita mendapat serangan atau serangan mengi yang berulang ?
2. Apakah penderita mengalami gangguan batuk pada malam hari ?
3. Apakah batuk atau mengi timbul setelah beraktivitas ?
4. Apakah batuk atau mengi atau rasa berat di dada sesudah terpejan alergen atau polutan ?
5. apakah flu yang diderita berlanjut menjadi sesak, atau berlangsung lebih dari sepuluh hari ?
Nah
itulah beberapa pertanyaan yang bisa kita gunakan untuk mengetahui
gejala asma. Jadi jika pasien mengalami beberapa hal seperti yang
ditanyakan diatas maka patut untuk dilakukan beberapa pemeriksaan lebih
lanjut, untuk mengetahui seberapa parah gangguan asma yang diidap oleh
penderita tersebut.
Pemeriksaan Fisis
- Penyakit penyerta (Ada atau Tidak)
- Saat serangan apakah terjadi
~ Sesak
~ Mengi
~ Menggunakan obat bantu napas
~ Pulsus paradoksus (melemahnya denut nadi)
Pemeriksaan Laboratorium
- Darah rutin ----> Eosinofilia
- Sputum ----> Eosinofilia, spiral cruschmann dan kristal charcot-leyden
- Serum ----> IgE spesifik
- Uji kulit
UJI KULIT dilakukan dengan beberapa test
- Prick test
- Scracth test
- Menentukan faktor atopi
- Tidak berkolerasi dengan pencetus asma
Beberapa tipe ASMA
~ Asma Intermiten
Salah satu dari hal berikut ini :
1. Gejala < 1 kali / minggu
2. Gejala asma malam tidak lebih dari 2 kali/bulan
3. VEP-1 atau APE sama dengan atau > 80% prediksi
~ Asma Persisten Ringan
Salah satu dari hal berikut ini
1. Gejala > 1 kali /minggu tapi < 1 kali hari
2. Gejala asma malam > 2 kali/bulan
3. VEP-1 atau APE sama dengan atau > 80% prediksi
~ Asma Persisten Sedang
Salah satu dari hal berikut ini
1. Gejala setiap hari
2. Gejala asma malam > 1 kaliminggu
3. VEP-1 atau APE 60%-<80% prediksi
~ Asma Persisten Berat
Salah satu dari hal berikut ini:
1. Gejala terus menerus
2. Gejala asma malam hari sering
3. VEP-1 atau APE sama dengan atau <60% prediksi
www.ziepharmacy.blogspot.com
Diblog ini sya akan berbagi informasi tentang farmasi dan informasi-informasi umum lainnya,yang sekiranya kawan-kawan butuhkan,,, SELAMAT MEMBACA,,,
Kamis, 23 Januari 2014
Demam Tifoid
Tipus
demam, juga dikenal sebagai ''Salmonella typhi"atau umumnya hanya
tifus, adalah penyakit di seluruh dunia yang umum, yang dikirim oleh konsumsi
makanan atau air yang terkontaminasi dengan kotoran orang yang terinfeksi.
Bakteri kemudian aspal melalui dinding usus dan phagocytosed oleh makrofaga.Organisme
adalah bacillus pendek gram-negatif yang motil berkat flagela yang
peritrichous. Bakteri tumbuh terbaik di-suhu tubuh manusia.
Demam ini menerima
berbagai nama, seperti demam lambung perut tifus kekanak-kanakan remittant
demam, demam lambat, gugup demam, demam pythogenic, dll. Nama "tifus"
diberikan oleh Louis pada 1829, sebagai turunan tifus.Dampak dari penyakit ini
turun tajam dengan penerapan teknik modern
Semula disangka demam dan gejala toksemia pada typhoid disebabkan oleh
endotoksemia. Tetapi berdasarkan penelitian eksperimental disimpulkan bahwa
endotoksemia bukan merupakan penyebab utama demam pada typhoid. Endotoksemia
berperan pada patogenesis typhoid, karena membantu proses inflamasi lokal pada
usus halus. Demam disebabkan karena salmonella thypi dan endotoksinnya
merangsang sintetis dan pelepasan zat pirogen oleh leukosit pada jaringan yang
meradang.
Salmonella adalah suatu genus bakteri enterobakteria gram negatif berbentuk tongkat
yang menyebabkan tiroid, paratifoid dan penyakit foodborne. Spesies-spesies Salmonella dapat bergerak bebas dan menghasilkan hidrogen sulfida.Salmonella dinamai dari Daniel Edward Salmon, ahli patologi Amerika, walaupun
sebenarnya, rekannya Theobald Smith (yang terkenal akan hasilnya pada anafilaksis) yang pertama kali menemukan bakterium tahun 1885 pada tubuh babi.
Salmonella
adalah penyebab utama dari penyakit yang disebarkan
melalui makanan (foodborne diseases).
Pada umumnya, serotipe Salmonella menyebabkan penyakit pada organ pencernaan. Penyakit
yang disebabkan oleh Salmonella disebut salmonellosis. Ciri-ciri
orang yang mengalami salmonellosis adalah diare, keram perut, dan demam dalam waktu 8-72 jam setelah memakan
makanan yang terkontaminasi oleh Salmonella. Gejala lainnya
adalah demam, sakit kepala, mual dan muntah- muntah. Tiga serotipe
utama dari jenis S. enterica adalah S.
typhi, S. typhimurium, dan S.
enteritidis. S. typhi
menyebabkan penyakit demam tifus (Typhoid fever), karena invasi bakteri ke dalam pembuluh darah dan gastroenteritis, yang
disebabkan oleh keracunan makanan/intoksikasi.Gejala demam tifus
meliputi demam, mual-mual, muntah dan kematian.S. typhi memiliki keunikan
hanya menyerang manusia, dan tidak ada inang lain. Infeksi Salmonella dapat
berakibat fatal kepada bayi, balita, ibu hamil dan kandungannya serta orang
lanjut usia. Hal ini disebabkan karena kekebalan tubuh mereka yang menurun. Kontaminasi
Salmonella dapat dicegah dengan mencuci tangan dan menjaga kebersihan makanan
yang dikonsumsi.
www.ziepharmacy.blogspot.com
www.ziepharmacy.blogspot.com
Jumat, 17 Januari 2014
ISTILAH-ISTILAH DALAM FARMASI
Beberapa
Istilah yang ada Hubungannya dengan Kegunaan Simplisia dan Nama Penyakit
Hello guys...
Saya akan
share istilah – istilah / arti-arti dalam dunia farmasi…. Saya harap postingan
ini bisa bermanfaat untuk Readers yang orang awam ataupun anggota Farmasi juga tentnag istilah-istilah dalam farmasi,,,
·
Amara :
Menambah nafsu makan
·
Anhidrotika :
Mengurangi keluarnya keringat
·
Stomakika :
Memacu enzim-enzim pencernaan
·
Analgetika :
Mengurangi rasa nyeri
·
Antelmintika :
Membasmi cacing dalam tubuh manusia
·
Antifungi :
Membasmi jamur
·
Antihipertensi :
Menurunkan tekanan darah
·
Antipiretika :
Menurunkan suhu badan
·
Antiemetika :
Mencegah/Menghilangkan mual/muntah
·
Antidiare :
Menghentikan buang air besar / diare
·
Antineuralgia :
Menghilangkan rasa sakit / nyeri di kepala
·
Antireumatika :
Menghilangkan rasa sakit pada encok / rematik
·
Antispasmodika :
Pereda keadaan kejang pada tubuh
·
Antiseptika :
Membasmi kuman
·
Antidotum :
Penawar racun
·
Antitusif :
Pereda batuk
·
Ekspektoransia :
Mengurangi batuk berdahak
·
Antidiabetika :
Untuk mengobati kencing manis
·
Antihemoroida :
Untuk mengobati wasir
·
Antiiritansia :
Mencegah perangsangan pada kulit dan selaput lendir
·
Adstringensia :
Menciutkan selaput lendir / pori
·
Cardiaka :
Untuk jantung
·
Cardiotonika :
Untuk penguat kerja jantung
·
Cholagoga :
Membantu fungsi dari empedu
·
Dismenorrhoe :
Untuk mengobati nyeri haid
·
Diaforetika :
Memperbanyak keluarnya keringat
·
Digestiva :
Merangsang pencernaan makanan
·
Diuretika :
Melancarkan keluarnya air seni
·
Dilatator :
Melebarkan pembuluh darah
·
Emenagoga :
Memperbanyak keluarnya haid
·
Emetika :
Menyebabkan muntah
·
Gonorrhoe :
Kencing nanah
·
Hair tonic :
Menguatkan / menyuburkan rambut
·
Holitosis :
Menyegarkan nafas
·
Hemostatika :
Menghentikan pendarahan
·
Insektisida :
Membasmi serangga
·
Konstipasi :
Sembelit / susah buang air besar
·
Karminativa :
Mengeluarkan angin dari dalam tubuh pada masuk angin
·
Laktagoga :
Memperlancar air susu ibu
·
Laktifuga :
Menghentikan / mengurangi air susu ibu
·
Litotripika :
Menghancurkan batu pada kandung kemih
·
Laksativa :
Memperlancar buang air besar / pencahar
·
Skorbut :
Sariawan / gusi berdarah karena kurang vit c
·
Vasodilatansia :
Memperlebar pembuluh darah
·
Nephrolithiasis :
Penyakit kencing batu
·
Urolithiasis :
Adanya batu pada saluran air kemih
·
Parkinson :
Penyakit dengan cirri adanya tremor (gemetar) tangan serta kaki gemetaran pada waktu diam.
·
Parasimpatolitik : Pelawan efek perangsang saraf
simpatolitik
·
Pertusis :
Batuk rejan / batuk 100 hari
·
Roboransia :
Obat kuat
·
Tonikum :
Obat kuat
·
Skabisida :
Obat kudis
·
Sedativa :
Obat penenang
·
Hipotiroidisme :
Kekurangan aktivitas dari kelenjar gondok
·
Trikhomoniasis :
Penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur yang hidup diatas kulit
·
Aprodisiaka :
Obat penguat syahwat
·
Neuropsikhiatrik : Gangguan syaraf kejiwaan
·
Emoliensia :
Menghaluskan / melemaskan jaringan kulit
www.ziepharmacy.blogspot.com
Langganan:
Postingan (Atom)
